Ijtima’ Madani DIY Digelar di Kulon Progo

11 December 2025 | 22:52

Ijtima’ Madani DIY Digelar di Kulon Progo

Kulon Progo — Ijtima’ Madani Daerah Istimewa Yogyakarta kembali digelar pada Selasa, 11 Desember 2025, bertempat di Pondok Pesantren Nurul Haromain dengan tuan rumah Ust. Ahmad Syuja’i. Pertemuan ini dihadiri enam tokoh dan ikhwan pecinta dakwah dari berbagai wilayah DIY.

Agenda dimulai dengan qira'ah Al-Qur’an, pembacaan hadits, qosidah, serta qira’atul kitab Taujihun Nabih nomor 15–16.

Dalam kajian kitab, ditekankan dua poin penting:

1. Universalitas risalah Nabi Muhammad saw, yang diutus untuk seluruh mukallaf dari kalangan jin dan manusia hingga akhir zaman.


2. Kerinduan makhluk kepada Rasulullah saw, digambarkan melalui kisah batang pohon yang menangis ketika tidak lagi disentuh Nabi. Pesan ini mengajak umat agar menumbuhkan rindu yang tulus kepada beliau.

 

Acara berlanjut dengan sambutan dari sohibul bait, Ust. Ahmad Syuja’i, yang menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan dakwah dan memperkuat silaturahmi antar ikhwan.

Bahasan Organisasi dan Keputusan Penting

Dalam sesi musyawarah, peserta merumuskan beberapa ketentuan terkait keanggotaan Al-Wafa Bi’ahdillah, di antaranya:

Minimal mengikuti ijtima’ dua kali

Mutakharrij Hadromaut

Bermanhaj Madrasah Hadromaut

Merupakan murid dari para khirijiin


Selain itu, diputuskan iuran wajib bulanan sebesar Rp25.000, yang dapat dibayarkan saat ijtima’ atau melalui bendahara, Ust. Nur Kholis. Setiap pertemuan juga akan disertai infak untuk menopang kas madani.

Program Dakwah dan Agenda Mendatang

Ijtima’ Madani akan rutin digelar setiap Kamis pekan kedua pukul 14.00 hingga shalat Asar berjamaah. Musyawarah juga menyepakati rencana khuruj da’wah dua bulanan, yang mencakup:

Pengajian masyarakat

Ziarah ‘ayan

Dauroh
 

Muhamad Ali Mufti

JAWA TENGAH