Merajut Keilmuan dan Silaturahmi: Ijtima Rutin Alwafa Biahdillah Pasuruan - Muharram 1448 H

Majelis Alwafa Biahdillah wilayah Pasuruan, Mojokerto, dan Jombang

Article JAWA TIMUR
Merajut Keilmuan dan Silaturahmi: Ijtima Rutin Alwafa Biahdillah Pasuruan - Muharram 1448 H

Jawa Timur – Majelis Alwafa Biahdillah wilayah Pasuruan, Mojokerto, dan Jombang kembali menyelenggarakan kegiatan rutinan Ijtima pada bulan Juli 2026 M, yang bertepatan dengan bulan suci Muharram 1448 H. Acara ini menjadi momentum penting bagi para anggota untuk mempererat ukhuwah sekaligus mendalami berbagai literatur keilmuan Islam (kitab kuning) yang menjadi pilar ajaran majelis. Rangkaian acara Ijtima dibuka dengan pendalaman ilmu nahwu (tata bahasa Arab) melalui kajian bait-bait Alfiyyah Ibnu Malik. Sesi ini secara khusus menelaah kaidah dasar pembentukan kata (mabni), dengan membacakan bait: Di tengah suasana keilmuan yang hangat, majelis juga memberikan ruang untuk mempererat tali persaudaraan dengan memperkenalkan anggota baru. Saudara Ja'far Shodiq bin Abu Bakr, yang mulai menempuh pendidikan di Darul Musthofa pada tahun 2023, secara resmi diperkenalkan dan disambut hangat oleh seluruh anggota yang hadir. Sesi kajian dilanjutkan dengan membedah kitab Syarh Al-Yaqutun Nafis. Dalam kesempatan ini, pembahasan difokuskan pada sejarah dan karakteristik kelompok Al-Khawarij. Ustadz yang memimpin kajian memberikan penekanan penting kepada para jamaah bahwa dalam memahami dinamika aliran pemikiran, ideologi dan akidah merupakan dua hal yang harus dibedakan secara tegas. Tidak hanya asupan intelektual, Ijtima kali ini juga menyejukkan rohani para peserta melalui kajian tasawuf dari kitab Al-Hikam karya Syekh Ibnu Athoillah As-Sakandari. Setelahnya, Ustadz Zahid bertindak sebagai qori untuk membacakan nasehat-nasehat spiritual dari kitab Taujihun Nabih, melengkapi asupan batin para jamaah yang hadir. Selain agenda keilmuan, Ijtima juga menjadi ajang konsolidasi organisasi. Ketua Alwafa Pasuruan dalam sambutannya menegaskan kembali urgensi kehadiran dan keistiqomahan anggota dalam setiap majelis. Beliau berpesan bahwa hadirnya jamaah dalam Ijtima ini pada hakikatnya adalah bentuk upaya bersama untuk menyenangkan hati guru mulia, Al-Habib Umar bin Hafidz. Menjunjung tinggi transparansi organisasi, Gus Nafi' selaku Bendahara Alwafa Pasuruan juga menyampaikan laporan keuangan terkini. Beliau mengumumkan bahwa total saldo dari iuran anggota Alwafa Biahdillah saat ini telah terkumpul dan mencapai Rp 11.250.000. 

Agenda Mendatang Menutup rangkaian kegiatan bulan ini, panitia mengumumkan jadwal untuk majelis berikutnya. Ijtima Alwafa Biahdillah selanjutnya insyaallah akan diselenggarakan pada tanggal 6 Agustus 2026 M (bertepatan dengan 23 Shofar 1448 H). Terkait lokasi pelaksanaan, panitia akan memberikan informasi lanjutan (menyusul) kepada seluruh anggota.

Muhammad Nasir Munawir
Ditulis oleh Muhammad Nasir Munawir JAWA TIMUR